Harga sewa kompetitor bisa menjadi pembanding, tetapi Anda belum tentu punya biaya gudang, kualitas unit, atau layanan antar yang sama. Tentukan harga sewa rental dari biaya usaha sendiri, lalu uji apakah penawaran itu masuk akal bagi pelanggan yang dituju.
Tentukan satuan yang dijual
Jelaskan apakah satu hari berarti 24 jam sejak pengambilan, satu tanggal kalender, atau satu sesi acara. Cantumkan batas pengembalian. Tarif Rp200.000 akan terasa berbeda bila pelanggan hanya mendapat enam jam penggunaan.
Pisahkan harga unit dari layanan tambahan. Pengiriman, operator, pemasangan, dan penggunaan di luar area bisa memerlukan biaya tersendiri. Cantumkan yang termasuk paket sejak penawaran pertama agar admin tidak perlu mengoreksi total setelah pelanggan setuju.
Hitung batas biaya per hari sewa
Gunakan perkiraan hari tersewa yang realistis. Membagi seluruh biaya dengan 30 hari mengandaikan unit selalu menghasilkan uang setiap hari.
Simulasi: alokasi biaya tetap dan penyusutan satu unit Rp600.000 per bulan, target pemakaian 10 hari, serta biaya penanganan Rp40.000 per hari sewa. Beban per hari tersewa menjadi Rp60.000 + Rp40.000 = Rp100.000. Ini titik awal biaya, belum harga jual dan belum mencakup seluruh kemungkinan biaya usaha.
Jika Anda ingin margin 25% dari harga jual dengan asumsi biaya tadi lengkap, hitung Rp100.000 / 0,75 = sekitar Rp133.334. Menambahkan 25% ke biaya menghasilkan markup 25%, bukan margin 25%.

Susun paket tanpa menghapus margin
Paket beberapa hari dapat menghemat biaya serah terima berulang. Namun unit tetap terikat dan tidak bisa ditawarkan kepada pelanggan lain pada tanggal tersebut.
Buat perbandingan antara pendapatan paket dan peluang pesanan harian yang masuk pada tanggal sama. Untuk musim ramai, lihat persiapan high season.
Periksa respons pelanggan
Catat alasan penawaran ditolak. Jika pelanggan sering bertanya tentang kelengkapan, masalahnya mungkin informasi paket, bukan harga. Jika biaya antar membuat pesanan batal, uji opsi ambil sendiri.
Evaluasi tarif menggunakan pesanan yang selesai dan biaya aktual. Lanjutkan dengan perhitungan margin rental sebelum menetapkan diskon berikutnya.


